Langsung ke konten utama

Move On

-29 Maret 2012-

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته 

Patah hati merupakan future tense dari jatuh cinta... Hampir semua orang pernah merasakannya... Dikecewakan oleh orang yang disayang... Reaksi tiap orang menyikapi patah hati bermacam-macam, ada yang biasa aja, ada yang sampe stress ‘ga mau makan, ada yang sampe nekat bunuh diri... astaghfirullah... *can’t watch
Show must go on guys... Sebelum ada orang tersebut, kita bisa hidup normal kan? Masih ada keluarga dan teman-teman yang sangat peduli dan sayang kepada kita. Memang bagi orang-orang terkesan munafik kalo aku nulis ini, tapi aku menulis berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman orang-orang disekitar aku. Ada yang 5th pacaran tapi putus, ada yang putus karena long distance, ada yang putus nyambung tapi ternyata berjodoh. So far, mereka yang belum mendapatkan jawaban dari Allah tetap keep struggle menjalani hidup...
Most important... Setiap mendapat cobaan hidup, selalu ingat ada Allah yang setia menjaga dan menemani kita 24jam nonstop. Allah memberi cobaan bagi umat-Nya karena Ia sayang kepada umat-Nya, semakin tinggi pohon tersebut semakin kencang pula angin yang menerpanya. Kita pasti bisa menjalani hidup dengan normal kembali, asal kita ada kemauan untuk kembali hidup normal dan menunggu waktu yang membantu kita untuk melupakan masalah ini.  Patah hati itu cuma salah satu tantangan dalam hidup, jangan sampai kita hopeless menjalani hidup hanya karena masalah ini.

Yang perlu diingat, jodoh itu Allah yang menentukan, jodoh ‘ga akan mungkin tertukar. Selama apapun kita pacaran, kalau kenyataannya pacar kita bukan jodoh yang ditunjuk Allah, pasti kita akan putus juga dengan pacar kita. Sebagai contoh, teman dekat saya mempunyai pacar yang kurang lebih 3th dan mereka juga sudah mulai membicarakan soal hubungan mereka untuk melaju ke tahap yang lebih serius, tetapi suatu saat ada salah satu pihak yang mulai merasa tidak nyaman dengan hubungan tersebut dan memutuskan untuk mengakhiri. Memang jalan Allah lebih indah, tak lama kemudian teman baik saya bertemu dengan orang yang saat mengenal langsung melamarnya, subhanallah..Jodoh memang tidak bisa ditebak. Hanya mengenal 2bulan, teman saya sudah memutuskan untuk menerima pinangan tersebut.  
Jalan Allah lebih indah, sebagai umat-Nya kita hanya bisa ikhlas, sabar, dan ikhtiar menjalani semuanya. Insyaallah kalau kita menguasai ketiga hal itu, kedamaian dan kenikmatan yang kita dapat. Untuk mendapatkan hasil yang baik, kita harus bekerja keras mendapatkannya. Ketiga hal tersebut tidaklah mudah didapatkan. Tapi insyaallah dengan kemauan dan usaha yang kuat, kita dapat menguasai ketiganya. Amin... 
Kata-kata yang selalu saya ingat, “wanita baik-baik hanya untuk pria baik-baik” Untuk mendapatkan jodoh yang baik, kita terlebih dahulu memantaskan diri untuk jodoh kita 
Berubah menjadi lebih positif agar kita mendapat jodoh yang lebih baik.  :)

- Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yg lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada yg tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita-NN


"9th months"

_nyoet's

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATLAH HARI INI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته  Kawan dengarlah Yang akan aku katakan Tentang dirimu Setelah selama ini Ternyata kepalamu Akan selalu botak Eh, Kamu kaya gorila Cobalah kamu ngaca Itu bibir balapan Dari pada gigi lu Kayak kelinci Yang ini udah gendut Suka marah-marah Kau cacing kepanasan Tapi ku tak perduli Kau selalu di hati

Transportasi Menuju Kampung Inggris

‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ayud berangkat dari stasiun Purwokerto tanggal 7 Januari 2011, naik kereta ekonomi jurusan Surabaya, harganya Rp 30500. Kereta berangkat jam6 pagi dan sampai di stasiun Jombang sekitar jam setengah3 sore. Begitu kita turun dari kereta, biasanya ada bapak2 yang nawarin angkutan (biasanya disebut “ELP”) ke Pare. Dari stasiun Jombang kita naik Elf ke Pare, lama perjalanan sekitar 30menit dengan ongkos Rp 14000. Klo ongkos biasa itu Rp 7000 , tapi kita harus naik becak lagi. Alhamdullialah Ayud ketemu bapak2 angkutan yang baik dan mau nganterin Ayud sampe di pertigaan musholla di Jl.Anyelir.

Loading...

Sami'na Wa Atho'na (we hear and we obey - Al Baqarah 285) Bukan sedang menggurui, bukan sok alim atau sebagainya... Lebih tepatnya berbagi cerita, berbagi pengalaman, barangkali ada kesamaan atau mungkin bisa menjadi inspirasi (alhamdullillah banget kalo ini mah :’) ) Aku masih jauhhhhhhhhhhhhhhh banget dari kata “wanita sholehah”. Awal berjilbab juga karena nazar. Alhamdulillah perlahan-lahan niat sudah dirubah. Aku pikir setelah berjilbab ya udah stop selesai metamorfosisku. Dulu kalo liat akhwat pake jilbab besar, di pikiranku "dia jilbabnya besar, saya harus menghormati" ga kepikiran sama sekali untuk mencoba berpenampilan seperti itu. dari akhir 2012 alhamdulillah sudah mempensiunkan celana jeans, ini juga karena seseorang ga suka liat aku pake celana ketat *thank you so much, you* tapi kerudung masih disampirin ke pundak :( Setelah lulus kuliah, entah kapan tepatnya, mulai ada rasa risih saat berkerudung tidak menutup dada. Alh...