Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Incidentally
Teman hidup sekaligus  partner belajar untuk menjadi makhluk-Nya yang semain baik Yang selalu mengajak pergi ke kajian Yang membimbing disaat kehilangan arah Yang berpegang teguh pada Rosul Yang  semakin mendekatkanku kepada-Nya Yang dengan tekunnya mengajarkanku ilmu agama Itulah definisi imam (menurutku) Terlalu tinggikah kemauanku? Jelas tidak!!! Untuk urusan agama, aku harus memasang target setinggi-tingginya Pasangan adalah cerminan diri Aku ingin pasangan yang tinggi, harus tinggi pulalah aku Jadi saat ini, agar kita segera dipertemukan,  aku harus terus memperbaiki diri agar bisa mencapai posisimu saat ini...

menjadi acuh (sulitkah?)

menghiraukan perkataan orang... lagi lagi mudah diucapkan tetapi sulit dilaksanakan... disini konteksnya perkataan negatif yang membuat kita over thniking... yang memmberikan kita hidup itu Allah... yang memberi makan itu Allah... yang menentukan nasib kita itu Allah... orang-orang di luar sana hanya penonton yang dengan setia mengomentari tanpa diminta... tidak semua hal harus kita konfirmasi kebenarannya... tidak harus semua orang tahu apa yang kita jalani, apa yang terjadi dengan hidup kita... cukup orang terdekat kita yang mengetahui setiap detail kehidupan kita... mari belajar sedikit cuek dengan perkataan orang... selama masih di jalan Allah, kita abaikan suara sumbang di luar sana... Purbalingga,  22nd October, 2015 _nyoet'z

Ketika saya (baru) tersadar…

Dulu setiap ada masalah langsung curhat ke temen (waktu itu) rasanya seakan-akan masalah selesai setelah kita curhat Seiring bertambahnya usia, semakin bertambah pengetahuan (read : pengalaman) tentang kehidupan, agama Dan karena itu saat ini (sedang proses) untuk mengurangi curhat dengan manusia dan lebih memilih curhat dengan-Nya Sekarang ini sifat overthinking saya semakin menjadi… Saat ada masalah, pengennya langsung cerita ke orangtua atau teman Tapi hati kecil selalu mencegah dan (benar-benar) menganalisa untung ruginya kalau saya menceritakan masalah saya Saya semakin menyadari pula kalau menceritakan masalah kita kepada manusia sebenarnya kurang efektif Terkadang bukannya membantu menyelesaikan masalah, tetapi malah menjadi pemantik emosi kita Terkesan egois memang, padahal kita hidup sebagai makhluk sosial Utamanya, saat kita dilanda masalah adalah cerita semuanya kepada Sang Pencipta Keluarkan semua unek-unek kita… Berusaha seminimal mungkin tid...

Seberapa dekat???

Purbalingga, 13 Oktober 2015 Seberapa dekat aku dengan Allah? (Malu sekali menjawabnya) Selama ini hanya sebatas kedekatan ibadah rutin… Yang lebih mendekat hanya saat sedang dilanda masalah Memenuhi syariatnya dalam berpakaian saja belum total Masih sayang membuang kerudung berbahan tipis Pakaian masih berkiblat mode yang jauh dari kesederhanaan Melaksanakan perintah Allah saja masih setengah-setengah Tapi menuntut semua doanya diijabah Melaksanakan ibadah sunah saja malas-malasan Jangan salahkan Allah kalau doa-doaku diletakkan diurutan akhir Allah… Maaf… dan mohon... Selalu dekatkan hamba dengan jalan-Mu... _nyoet'z
27 Januari 2015 Terlalu lama sendiri… Terlalu senang sendiri… Terlalu nyaman sendiri… Terlalu lama mandiri… Enggan beradaptasi saat ada “hal” baru yang datang… Enggan terusik kenyamanannya… Oh Allah, apa yang harus dilakukan? Tolong beritahu orang-orang diluar sana… “terimakasih atas perhatiannya. Tenang, Aku pasti akan memberi disaat yang tepat.” _nyoet's
Senin, 19 Januari 2015 " Then which of the favour of your Lord when you deny?” Mungkin itu yang selalu harus diinget saat iman lagi ga oke… Semua doa kita selalu dikabulkan dan Allah pasti akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Mendadak jadi drama queen gini yak, xixixi… Ceritanya lagi bingung sama diri sendiri *as always* Disaat doa belum dikabulin sama Allah, kebingungan. Saat doa dikabulin, tambah kebingungan karena yang terjadi di luar ekspektasi… Emang dasar keras kepala, mungkin ini cara Allah ngasih tau aku apa yang sebenernya aku butuhin, bukan nurutin hawa nafsu untuk mencapai apa yang aku inginkan… “Menjalani hidup senyaman mungkin, abaikan omongan orang-orang yang ga penting.” _nyoet's

aku, sekali lagi, aku...

Kamis, 15 Januari 2015 Hidup adalah pilihan… Memilih untuk tetap berada di zona nyaman yang lurus, tanpa hambatan atau keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan pelajaran hidup lainnya… Sama halnya dengan single adalah pilihan, hahaha… Pilihan untuk tetap sendiri dengan kenyamanan yang sudah ada dan konsekuensi yang ada, atau memilih untuk berkomitmen dengan kebahagiaan yang akan ada dan berbagai konsekuensi yang ada… Semua pilihan pasti ada baik buruknya, tergantung sudut pandang pelaku. Kalo aku sendiri saat ini sedang berada di tahap yang sedang merasakan nyamannya single, nyaman dengan hidup “semau gue” tanpa ada yang bisa protes. Ternyata di sisi lain ada engga enaknya sendiri, kalo menurut aku, engga enaknya itu datang dari pihak luar. Contohnya, pertanyaan “kapan nikah?” dari orang-orang, perhatian yang menurut aku annoying dari pria yang katanya lagi mencoba pdkt, kena gosip macem-macem kalo keliatan deket sedikit sama laki-laki (fyi, hampir sebagian besa...

Karena kita makhluk sosial…

Rabu, 14 Januatri 2015 Semua orang pasti selalu pengen setiap harinya berubah lebih baik, lebih baik, lagi, lagi, dan lagi… Begitu pun aku… Ceritanya mau idealis, nyoba buat ga mengeluh atau curhat sama sesama, pengennya cuma curhat sama Allah karena Allah lebih seneng kalo umat-Nya curhat hanya dengan-Nya… Tapi ternyata susah, paling engga harus cerita sama satu orang (ituuu saya) Kalo kata seorang sahabat “Kita itu makhluk sosial, jadi wajar kalo kamu ga bisa nyimpen semuanya sendiri. Kamu butuh orang lain, minimal untuk mendengarkan semua keluh kesah” Dan akhirnya idealism saya sedikit surut, xoxo… _nyoet's
Rabu, 14 Januari 2015 Manusia selalu saja ga pernah puas dengan apa yang dimilikinya… Salut sama orang yang mudah bersyukur dengan segala yang dimilikinya… *selalu inget lagu “Dunia Sekita-Maliq and D’essentials” kalo lagi jauh dari yang namanya bersyukur* _nyoet's

Quote of The Day -270413-

Saturday, 27th April 2013 Assalamu'alaikum wr.wb Menjadi bahagia adalah pilihan kita, tetapi untuk menuju kesana diperlukan kebiasaan positif, pemahaman akan diri dan kendali atas hal tersebut, keharmonisan dengan lingkungan, dan rasa tanggungjawab terhadap segala sesuatu yang kita lakukan setiap waktu -Kartika Dewi Lestari- _nyoet'z

(Nothing Impossible) Saat Yang Tidak Terduga Terjadi

Thursday, 18th April 2013 Assalamu'alaikum wr.wb Lagi-lagi ini tentang sahabat aku, hehehe. Terimakasih banyak buat kalian semua #hugkiss. As usual, aku disamperin kekos dan ngobrol-ngobrolah kita. Setelah cerita ngalor ngidul, tiba-tiba temen aku nyeletuk kalo dia mau nikah.. Reaksi aku datar karena aku pikir bercanda, "Oh iya?sama yang mana ni?"  Besoknya kita ngumpul lagi, dan waktu ngobrol sampailah ke topik yang sama "temen aku mau nikah". Awalnya masih aku kira becandaan, setelah semua temen meyakinkan kalo itu beneran, barulah saya terkagum-kagum dan speechless. Kenapa reaksi saya begitu lebai?!? Yang pertama, temen aku itu laki-laki. Jarang aja nemuin laki-laki, seumuran dia (25th), baru lulus kuliah, pekerjaan belum settle udah berani berkomitmen. Kerennnnn banget. Setelah aku interogasi, memang ada sedikit terpaksa, karena tuntutan sang pacar. Tapi itu wajarlah, resiko punya pacar seumuran. Banyak teori yang mengatakan kalau sema...

Ketika Harus Memilih

Thursday, 18th April 2013 Assalamu'alaikum wr.wb. Dulu waktu kita kecil, kayaknya jarang merasakan bingung  saat menentukan pilihan. Sekarang saat mulai besar dan dewasa, semakin sering merasakan bingung saat menentukan pilihan. Roda kehidupan terus berputar dan tidak bisa menunggu lama saat kita berada pada masa “bingung” itu. Semakin dewasa usia kita, (seharusnya) semakin dekat pula kita dengan Sang Pencipta. Karena hanya dengan bantuan-Nya kita dapat menjalani roda kehidupan ini. Setelah lulus kuliah, hal yang paling pengen dilakukan adalah membahagiakan mereka. Entah itu dengan bekerja, menikah, atau hal lainnya. Masalah kembali muncul saat keinginan kita tidak sejalan dengan keinginan orangtua. Setiap orang memiliki cerita masing-masing tentang tema ini. Untuk kali ini aku lebih dominan mengambil tema nomer 2 (menikah). Beberapa hari kemarin, dapet curhatan dari seorang sahabat, maaf ya aku tulis disini. Terimakasih banyak buat inspirasinya. Masih banyak anggap...

Ketika...

Friday, 29th March 2013 Assalamu'alaikum wr. wb Ada kalanya pertanyaan itu dibuat dan tidak bisa dipertemukan dengan  jawabannya. Ya, kadang kita memiliki pertanyaan yang belum/ tidak terjawab. Entah karena pertanyaan tersebut ambigu, yang diberi pertanyaan sudah tidak ada atau yang diberi pertanyaan tidak mau menjawab. Semua pertanyaan ada jawabannya. Tetapi jawaban itu kadang tersampaikan secara langsung atau tidak langsung. Aku sendiri baru ngalamin, punya beberapa pertanyaan yang sampai saat ini belum tahu jawabannya. Selama ini hanya berusaha mengikhlaskan pertanyaan tersebut untuk tiodak bertemu dengan jawabannya. Ada beberapa pertanyaan yang terjawab oleh lingkungan dan terjawab karena waktu, tapi rasanya belum pas kalau kita belum mengetahui jawaban langsung dari pihak yang kita tuju. Dari hal ini, aku belajar untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk berbeda dengan ...

Yourself vs Yourself

Thursday, 21th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb. Pernah ga ngalamin berantem sama diri sendiri? Kalo aku mengumpamakannya kaya setan dan malaikat di film kartun Tom and Jerry. Satu sisi dari diri kita tahu kalau keputusan ini tidak baik bagi diri kita, tapi nafsu emosi (perasaan) kita mendominasi sehingga masih ada rasa ingin mengambil keputusan itu. Satu sisi kita menyetujui, satu sisi kita tidak setuju, satu sisi lain mencoba sebagai penengah dan menasehati diri sendiri. Kalo lagi ada di posisi ini, aku pusing. Berantem sama diri sendiri aja pusingnya begini, apalagi berantem sama orang lain... Dan ga sengaja waktu itu baca modul kuliah anak psikologi, nemu yang namanya Teori Psikoanalitik Sigmund Freud. Kepribadian itu terdiri dari 3 unsur, yaitu id, ego, dan superego 1. Id Id merupakan kepribadian yang ada sejak kita lahir. Id didorong prinsip kesenangan yang berusaha untuk kepuasan segera dari semua keinginan dan kebutuhan. Bisa dibilang Id ini ada...

Free

Tuesday, 26th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb DON'T PRETEND TO BE HONEST, IT JUST MAKE YOU FEEL MISERABLE Tiba-tiba terinspirasi dari status bbm teman. Yes, that's true (very very true). Just be your self... Just the way you are kalo kata Bruno Mars. Berpura-pura dalam segala hal, akan keliatan. Orang lain akan liat dimana saat kita berpura-pura, dan dimana saat kita menjadi diri kita. Lagi-lagi ini pengalaman pribadi atau sekitar *aku ga berani nulis kalo hanya teori, belum terbukti* Selama beberapa tahun, aku mencoba untuk menjadi perempuan yang diinginkan  oleh seseorang. Tapi sampe akhirnya aku sadar kalau itu membuat aku ga nyaman, dan berubahlah saya menjadi diri sendiri. Saran dan kritik tetap aku tampung, aku ambil yang aku pikir itu memang membuat aku lebih baik dan nyaman melakukannya. Tapi untuk hal-hal yang membuat aku ga nyaman, maaf, aku gabisa ngelakuinnya.n Ya mungkin karena aku belum bisa menjadi sesempurnanya peremp...

Absurd

Tuesday, 26th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb. Kejadian konyol yang sangat menggelikan. Satnite kemaren ceritanya aku main sm Ai *niatnya main trus tidur dirumah Ai, mumpung dirumah, minggu paginya mau jualan di gor* Pas di jalan, dikirimin lagu barunya Maliq and d'essentials. Trus dengerin bareng2 deh sama aitun. Lagu pertama it's okey, lagu kedua *kemudian hening beberapa saat* refleks aku sm ai liat2an, dan ngakak bersama-sama... Menggelikan sekali denger lagu ini. Judul lagunya "Janji" Gatau kenapa, otomatis aja aku+ai ketawa. Mungkin si Ai lagi ngeledek akuhhhhh *rada mirip sama cerita aku* Mamas Angga sengaja nihhhh nyiptain lagunya buat akuuu *PD sekali sayaaa* Jadiii jadiii tiap aku dengerin lagu ini, bukannya  nelangsa malah ketawa ngakak. Lucu juga kalo diinget2, too dumb to realize, wkwkwk... Tapinyahhhhh, ending lagu iniiii ga samaa donkkk kaya akuuuuu, cuma bagian2 depan sajahhh... Hemmm, sangat random post...

karena terburu-buru datangnya dari syaitan

Monday, 25th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb Ketenangan dan jeda dalam melakukan sesuatu adalah salah satu bentuk pelatihan dalam mengontrol pikiran kita. Jika kita melakukan sesuatu dengan penuh ketenangan, maka pikiran kita akan lebih terkonsentrasi, tindakan kita akan diiringi dengan kesadaran tinggi, dan kita bisa mengendalikan pikiran kita. Pikiran yang tenang dan damai adalah pikiran yang penuh dengan energi yang melimpah karena tidak habis oleh pikiran-pikiran lain. Jika kita damai dan tenang, maka pikiran kita akan terpusat pada pikiran yang kita pilih dan akan menghasilkan energi yang luar biasa. Kutipan diatas aku ambil dari sebuah blog waktu lagi search soal tuma'ninah *maapkeun lupa copas alamatnya* Yesss, ketenangan adalah segalanya. Disaat kita terburu-buru, pikiran gabisa berpikir jernih, emosi yang lebih mendominasi. Karena itu, saat lagi ga oke pikirannya, aku lebih baik diem dulu, nenangin diri. Orang-orang yang udah kenal aku pa...

dan Allah pun rindu kita...

Monday,  25th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb Disaat seseorang yang kita anggap istimewa (read : klg atau kekasih) sedang merindukan kita, dengan cepat kita akan menghubunginya, menemuinya... Tapi disaat Allah sedang merindukan kita, apakah secepat itu respon kita untuk menemui-Nya? Respon kita cepat apabila kita sedang berada dalam keadaan duka... Padahal, Allah selalu rindu kita pada saat suka dan duka. Yaaa, Allah selalu rindu kita, karena Allah selalu menguji kita disaat suka dan duka. Saat keadan suka, kita malah terlalu asik dengan kebahagiaan kita, melupakan bahwa kebahagiaan tersebut merupakan berkah dari Allah. Dengan kebahagiaan itu pula, Allah sedang menguji kita... Yuk mari sama-sama belajar untuk selalu fast respon panggilan dari Allah... Jangan tidur terlalu malam, agar kita bisa selalu bertemu Allah di 1/3 malam-Nya, dhuha secara rutin, ibadah wajib dan sunah secara rutin agar kita selalu dipertemukan dengan Sang Pencipta ;) #fighti...

inside

Friday, 22th March 2013 Assalamu'alaikum wr.wb "Ketakutan akan diri sendiri lebih menyeramkan daripada ketakutan kepada setan. Apalagi ketakutan kepada hal yang belum terjadi" that's true??? saya banget ituuuuu... selalu takut sama kemampuan diri, padahal belum dicoba... lebih ke pesimis akan hal yang belum dicoba. ga baik banget sifat begituuuuu :( Sering kena omelan orang-orang karena sifat itu... pelan-pelan yuksssss instropeksi list sifat jelek kita dan mulai perbaiki. masukan-masukan dari orang sekitar itu penting banget lhoooooo... tapi tetepppp, dengarkan yang baik, hiraukan yang tidak baik ;) #fighting _nyoet's