Langsung ke konten utama

aku, sekali lagi, aku...

Kamis, 15 Januari 2015


Hidup adalah pilihan…
Memilih untuk tetap berada di zona nyaman yang lurus, tanpa hambatan atau keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan pelajaran hidup lainnya…

Sama halnya dengan single adalah pilihan, hahaha…
Pilihan untuk tetap sendiri dengan kenyamanan yang sudah ada dan konsekuensi yang ada, atau memilih untuk berkomitmen dengan kebahagiaan yang akan ada dan berbagai konsekuensi yang ada…

Semua pilihan pasti ada baik buruknya, tergantung sudut pandang pelaku.
Kalo aku sendiri saat ini sedang berada di tahap yang sedang merasakan nyamannya single, nyaman dengan hidup “semau gue” tanpa ada yang bisa protes.
Ternyata di sisi lain ada engga enaknya sendiri, kalo menurut aku, engga enaknya itu datang dari pihak luar. Contohnya, pertanyaan “kapan nikah?” dari orang-orang, perhatian yang menurut aku annoying dari pria yang katanya lagi mencoba pdkt, kena gosip macem-macem kalo keliatan deket sedikit sama laki-laki (fyi, hampir sebagian besar temen aku laki-laki. sudah hal biasa aku digosipin pacarnya si A, B, C)
Sering up and down gr2 pria, tapi lebih bisa mengenal berbagai karakter orang dan mulai bisa mengenali diri sendiri…

Persis kaya lagunya Kunto Aji yang “Terlalu Lama Sendiri”, semua itu akan ada waktunya, karena ternyata mencari yang “pas” itu susah…xixiixi
Sekarang bukan jamannya apcaran bertahun-tahun layaknya kredit KPR, xixixi, sekarang jamannya menunggu untuk mendapatkan yang terbaik...
Insyaallah, it will be worth the wait, Allah sudah berjanji kok J
Mohon doanya agar secepatnya dipertemukan dengan yang "pas"
danke...


_nyoet's

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATLAH HARI INI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته  Kawan dengarlah Yang akan aku katakan Tentang dirimu Setelah selama ini Ternyata kepalamu Akan selalu botak Eh, Kamu kaya gorila Cobalah kamu ngaca Itu bibir balapan Dari pada gigi lu Kayak kelinci Yang ini udah gendut Suka marah-marah Kau cacing kepanasan Tapi ku tak perduli Kau selalu di hati

Transportasi Menuju Kampung Inggris

‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ayud berangkat dari stasiun Purwokerto tanggal 7 Januari 2011, naik kereta ekonomi jurusan Surabaya, harganya Rp 30500. Kereta berangkat jam6 pagi dan sampai di stasiun Jombang sekitar jam setengah3 sore. Begitu kita turun dari kereta, biasanya ada bapak2 yang nawarin angkutan (biasanya disebut “ELP”) ke Pare. Dari stasiun Jombang kita naik Elf ke Pare, lama perjalanan sekitar 30menit dengan ongkos Rp 14000. Klo ongkos biasa itu Rp 7000 , tapi kita harus naik becak lagi. Alhamdullialah Ayud ketemu bapak2 angkutan yang baik dan mau nganterin Ayud sampe di pertigaan musholla di Jl.Anyelir.

Loading...

Sami'na Wa Atho'na (we hear and we obey - Al Baqarah 285) Bukan sedang menggurui, bukan sok alim atau sebagainya... Lebih tepatnya berbagi cerita, berbagi pengalaman, barangkali ada kesamaan atau mungkin bisa menjadi inspirasi (alhamdullillah banget kalo ini mah :’) ) Aku masih jauhhhhhhhhhhhhhhh banget dari kata “wanita sholehah”. Awal berjilbab juga karena nazar. Alhamdulillah perlahan-lahan niat sudah dirubah. Aku pikir setelah berjilbab ya udah stop selesai metamorfosisku. Dulu kalo liat akhwat pake jilbab besar, di pikiranku "dia jilbabnya besar, saya harus menghormati" ga kepikiran sama sekali untuk mencoba berpenampilan seperti itu. dari akhir 2012 alhamdulillah sudah mempensiunkan celana jeans, ini juga karena seseorang ga suka liat aku pake celana ketat *thank you so much, you* tapi kerudung masih disampirin ke pundak :( Setelah lulus kuliah, entah kapan tepatnya, mulai ada rasa risih saat berkerudung tidak menutup dada. Alh...