Langsung ke konten utama

dan Allah pun rindu kita...

Monday,  25th March 2013
Assalamu'alaikum wr.wb


Disaat seseorang yang kita anggap istimewa (read : klg atau kekasih) sedang merindukan kita, dengan cepat kita akan menghubunginya, menemuinya...

Tapi disaat Allah sedang merindukan kita, apakah secepat itu respon kita untuk menemui-Nya?
Respon kita cepat apabila kita sedang berada dalam keadaan duka...
Padahal, Allah selalu rindu kita pada saat suka dan duka.

Yaaa, Allah selalu rindu kita, karena Allah selalu menguji kita disaat suka dan duka.
Saat keadan suka, kita malah terlalu asik dengan kebahagiaan kita, melupakan bahwa kebahagiaan tersebut merupakan berkah dari Allah.
Dengan kebahagiaan itu pula, Allah sedang menguji kita...

Yuk mari sama-sama belajar untuk selalu fast respon panggilan dari Allah...
Jangan tidur terlalu malam, agar kita bisa selalu bertemu Allah di 1/3 malam-Nya, dhuha secara rutin, ibadah wajib dan sunah secara rutin agar kita selalu dipertemukan dengan Sang Pencipta ;)
#fightingfighting


*gatau kenapa, mendadak jadiiiii begini.
insyaallah semuanya mudah dijalankan, asal dijalankan dengan ikhlas dan semata mengharapkan ridho-Nya


_nyoet's

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATLAH HARI INI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته  Kawan dengarlah Yang akan aku katakan Tentang dirimu Setelah selama ini Ternyata kepalamu Akan selalu botak Eh, Kamu kaya gorila Cobalah kamu ngaca Itu bibir balapan Dari pada gigi lu Kayak kelinci Yang ini udah gendut Suka marah-marah Kau cacing kepanasan Tapi ku tak perduli Kau selalu di hati

lagi...

kembali diingatkan,  kalau hanya Allah Yang Paling Tahu apa yang umat-Nya butuhkan... Allah (lagi-lagi) mengabulkan doa-doaku... Maasya Allah semua berjalan sesuai keinginanku... Akhirnya, merasakan bahagia yang selama ini hanya ada dalam impian... Sampai terjadilah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan,  "astaghfirullah hal ini terjadi juga padaku?" ,  reaksi spontanku saat kejadian... . . *menekan tombol “pause” dalam diri ini untuk waktu yang cukup lama (sekarang jg masih “pause” si, hahaha)* . . . dulu, pernah belajar ikhlas, melepas yang bukan haknya... alhamdulillah bisa melewatinya.. kemarin, kembali diingatkan oleh Allah SWT, diingatkan tentang bab “ikhlas” mari belajar lagi, pelan-pelan tidak apa-apa dulu saja bisa, kenapa tidak untuk kali ini?!! maaf Allah... saya selalu “sok tau” tentang kebutuhan saya... padahal, hanya Allah Yang Paling Tahu, apa yang hamba-Nya butuhkan... Kota Perwira FREEboary 2...

Loading...

Sami'na Wa Atho'na (we hear and we obey - Al Baqarah 285) Bukan sedang menggurui, bukan sok alim atau sebagainya... Lebih tepatnya berbagi cerita, berbagi pengalaman, barangkali ada kesamaan atau mungkin bisa menjadi inspirasi (alhamdullillah banget kalo ini mah :’) ) Aku masih jauhhhhhhhhhhhhhhh banget dari kata “wanita sholehah”. Awal berjilbab juga karena nazar. Alhamdulillah perlahan-lahan niat sudah dirubah. Aku pikir setelah berjilbab ya udah stop selesai metamorfosisku. Dulu kalo liat akhwat pake jilbab besar, di pikiranku "dia jilbabnya besar, saya harus menghormati" ga kepikiran sama sekali untuk mencoba berpenampilan seperti itu. dari akhir 2012 alhamdulillah sudah mempensiunkan celana jeans, ini juga karena seseorang ga suka liat aku pake celana ketat *thank you so much, you* tapi kerudung masih disampirin ke pundak :( Setelah lulus kuliah, entah kapan tepatnya, mulai ada rasa risih saat berkerudung tidak menutup dada. Alh...