Langsung ke konten utama

Let It Flow

Monday, 4th March 2013


Rada skeptis sm kalimat judul :)
Karena menurut aku semua hal dilakukan didasari oleh niat pelaku, sadar atau tidak sadar *iya kan benerrrrr,xixixi*
Sebagai contoh saat kita berkenalan dengan orang baru, niatnya pasti buat tambah temen, ato misal perempuan yang kenalan sm laki2 bertampang lumayan pasti punya 2 niat *tambah temen+gebetan, ngaku hayooo* begitu juga sebaliknya. 
Entah nanti di proses pertemanan itu berubah status dari temen jadi demen ato tetap sebagai teman, bisa dibilang diawali dengan niat khusus.

Karena gada aliran yang bener2 mengalir tanpa kemauan si pelaku.
Contohnya, arsitek yang sedang mendesain suatu gedung dan mulai dengan utilitas gedung, pasti memikirkan arah aliran air kotornya.
Akan dialirkan menuju riol kota atau ditampung di bak penampungan.
Segala sesuatu yang tidak diawali dengan niat, tidak ada berjalan dengan baik...
Dan niat itu haruslah niat baik, diikuti dengan proses/carayang baik, insyaallah hasilnya akan baik *proyek goal* xixixi...

Awali segala sesuatunya dengan basmallah dan restu orangtua :)
be wise and be carefull :)


_nyoet's

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATLAH HARI INI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته  Kawan dengarlah Yang akan aku katakan Tentang dirimu Setelah selama ini Ternyata kepalamu Akan selalu botak Eh, Kamu kaya gorila Cobalah kamu ngaca Itu bibir balapan Dari pada gigi lu Kayak kelinci Yang ini udah gendut Suka marah-marah Kau cacing kepanasan Tapi ku tak perduli Kau selalu di hati

Transportasi Menuju Kampung Inggris

‎​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ayud berangkat dari stasiun Purwokerto tanggal 7 Januari 2011, naik kereta ekonomi jurusan Surabaya, harganya Rp 30500. Kereta berangkat jam6 pagi dan sampai di stasiun Jombang sekitar jam setengah3 sore. Begitu kita turun dari kereta, biasanya ada bapak2 yang nawarin angkutan (biasanya disebut “ELP”) ke Pare. Dari stasiun Jombang kita naik Elf ke Pare, lama perjalanan sekitar 30menit dengan ongkos Rp 14000. Klo ongkos biasa itu Rp 7000 , tapi kita harus naik becak lagi. Alhamdullialah Ayud ketemu bapak2 angkutan yang baik dan mau nganterin Ayud sampe di pertigaan musholla di Jl.Anyelir.

Loading...

Sami'na Wa Atho'na (we hear and we obey - Al Baqarah 285) Bukan sedang menggurui, bukan sok alim atau sebagainya... Lebih tepatnya berbagi cerita, berbagi pengalaman, barangkali ada kesamaan atau mungkin bisa menjadi inspirasi (alhamdullillah banget kalo ini mah :’) ) Aku masih jauhhhhhhhhhhhhhhh banget dari kata “wanita sholehah”. Awal berjilbab juga karena nazar. Alhamdulillah perlahan-lahan niat sudah dirubah. Aku pikir setelah berjilbab ya udah stop selesai metamorfosisku. Dulu kalo liat akhwat pake jilbab besar, di pikiranku "dia jilbabnya besar, saya harus menghormati" ga kepikiran sama sekali untuk mencoba berpenampilan seperti itu. dari akhir 2012 alhamdulillah sudah mempensiunkan celana jeans, ini juga karena seseorang ga suka liat aku pake celana ketat *thank you so much, you* tapi kerudung masih disampirin ke pundak :( Setelah lulus kuliah, entah kapan tepatnya, mulai ada rasa risih saat berkerudung tidak menutup dada. Alh...