Sekitar
8 tahun yang lalu, di sebuah taman di Auckland, Saya bertanya kpd K' Samirah ,
"Kalau laki-laki mendapatkan bidadari di surga, lalu perempuan mendapatkan
apa?"
Pertanyaan
yang mungkin bagi sebagian orang menggelikan, ternyata tidak bagi saya.
Saya
yang pada saat itu masih berjuang untuk istiqamah memakai kerudung, yang masih
mencari-cari makna Allah yang Maha Adil, dan seterusnya.
Apa
sih yang para muslimah dapatkan di surga nanti?
Sejak
ia lahir, hingga ia wafat, seorang muslimah akan selalu memiliki seseorang yang
menjadi qawwamnya.
Sebelum
menikah, muslimah ada di bawah tanggung jawab ayahnya. Setelah menikah,
muslimah ada di bawah tanggung jawab suaminya.
Termasuk
di dalamnya, seorang muslimah harus meminta izin sebelum meninggalkan rumah
untuk keperluan apapun kepada Qawwamnya.
Inilah
penjagaan yang menurut sebagian orang, yang tidak mengimani, adalah pengekangan
bagi muslimah. Dan mereka mempertanyakan, apa yang seorang muslimah dapatkan
dari mentaati pengekangan itu?
Seketika
seorang muslimah baligh, maka seketika itupula jatuhlah atasnya kewajiban
menutup aurat secara sempurna.
Aurat
yang jumlahnya lebih banyak ketimbang laki-laki.
Maka
jadilah kita, para muslimah, menggunakan kain berangkap-rangkap, tak peduli
teriknya matahari yang mengucurkan keringat.
Jadilah
kita, harus menahan diri bersabar, ketika melihat betapa cantiknya
pakaian-pakaian yang penuh fashion itu, membayangkan betapa cantiknya kita
kalaulah kita memakainya, memandangi artis-artis yang diidolakan karena
kecantikannya dengan aurat yang terbuka,
sayang...
ia tak syar'i.. dan kita pun dengan penuh iman memilih pakaian yang menjaga
kehormatan kita, menutupi kecantikan kita kecuali di hadapan yang haknya.
Lalu,
apa yang muslimah dapatkan dari semua itu?
Lagi,
sementara para laki-laki diwajibkan meniti karir dalam rangka mencari nafkah,
para muslimah memiliki kewajiban utama untuk menjaga harta dan kehormatan diri,
untuk menjaga kehamilan, melahirkan, dan menyusui.
Kemudian
jika Allah berkehendak, maka seorang muslimah akan hamil kembali, melahirkan
kembali, dan menyusui kembali. Status Bekerja bagi muslimah adalah kebolehan
selama qawwamnya mengizinkan.
Itupun
disertai dengan berbagai persyaratan syar'i yang harus ia jaga.
Lalu,
sementara laki-laki muslim mendapatkan bidadari, apa yang muslimah dapatkan di
surga nanti?
Apa
yang seorang muslimah dapatkan dari ketaatannya kepada Allah, dari jilbab lebar
dan kaos kaki yang menutupi auratnya, dari jiwa raga yang ia infaqkan untuk
suami dan anak-anaknya? ** Dulu,
pertanyaan-pertanyaan ini sering menggusarkan hati. Tapi sekarang, justru
pertanyaan2 inilah yang membuat hati saya
meleleh berbunga-bunga.
Bidadari
memang cantik, perawan, diciptakan secara langsung, berkulit indah, wangi, belum
disentuh oleh jin dan manusia. Tapi.. Bidadari surga tidak tahu rasanya
berjihad menutup aurat, menjaga kesucian.
Mereka
tidak pernah hamil, melahirkan, menyusui, dan membesarkan anak-anak.
Bidadari
tidak pernah melakukan apa yang kita usahakan di dunia.
Dan
itulah yang menjadikan kita istimewa.. .
Ummu
Salamah bertanya "“Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia
ataukah bidadari bermata jeli? "
dan
tahukah jawab Rasulullah?
"Wanita-wanita
dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak
dari apa yang tidak terlihat.".
Ummu
Salamah bertanya kembali “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada
bidadari?"
Beliau
SAW menjawab, “Karena shalat, puasa, dan
ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya
putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya
mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan
tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu
mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tidak pernah
bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami
memilikinya.’
aaah saya
mah meleleh membaca hadist ini. Dari deskripsiny saja sudah membuat wanita
dunia jauh lebih unggul dari bidadari surga..
Apalagi
aslinya nanti, karena apa-apa yang kita dapatkan di surga, tak pernah
terbayangkan di dunia, tak pernah terlihat dan terdengar di dunia.
Dan
ada lagi, di dalam salah satu ayat favorit saya QS. Al - Fushilat: 31. Allah telah menjelaskan bahwa di dalam Surga,
kita memperoleh apapun yang kita inginkan, yang kita hasratkan, dan memperoleh
(pula) di dalamnya apa yang kita mintakan.
Maknanya
apa?
Maknanya
kita akan mendapatkan apapun yang membuat kita merasa ridha, tanpa batas. Dan
justru hal inilah yang membuat Saya semakin meleleh berbunga-bunga.
Allah
sungguh mengerti Saya, mengerti para perempuan, mengerti seluruh yang Ia ciptakan.
Para
perempuan yang berbeda dengan laki-laki. Laki-laki memiliki kejelasan hasrat,
yakni perempuan (QS. ALi Imran:14).
Namun
perempuan memiliki hasrat yang banyak, tergantung situasi dan kondisi,
tergantung personaliti.
Dan
lebih menariknya lagi, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan Ust. Nouman
ali Khan, terkadang perempuan tidak tahu apa yang ia paling inginkan.
Sementara
para laki-laki yang sudah akil, memiliki hasrat tertinggi yang sama yakni pada
perempuan, sesuai dengan yang Allah firmankan (QS. Ali Imran: 14).
Ooh..
pantas, kita diperintahkan berhijab, pantas lelaki lah yang lebih dulu
diperintahkan menundukkan pandangan, pantas Allah menyebutkan perkara bidadari
di surga.
Sementara
Bagi muslimah, Allah bukakan pintu lebar-lebar terhadap apapun pilihan yang
mereka inginkan. Sebutkan saja apa yang engkau mau duhai muslimah, engkau akan
Allah jadikan ridha di surga nanti.
Bagi
Saya, inilah pelipur lara di kala lelah, di kala sedih, di kala turun keimanan.
Maka,
untuk para muslimah yang menjaga
kesuciannya, sementara gadis-gadis lain menunjukkan ke'bahagia'annya bersama
kekasih tak halalnya...
untuk para muslimah yang menutup
rapat auratnya dengan sempurna, sementara banyak perempuan lain menggodanya
dengan dandanan tak syar'i nan jelita..
untuk para muslimah yang sedang lelah
memasak untuk keluarga, menjaga kenyamanan rumah, dan mendidik anak-anak yang
melatih sabar dan lapang dada...
Doa
dan cintaku padamu..
Aku
mencintaimu karena Allah..
Percayalah, perjuanganmu tak ada yang
tersiakan..
Setiap
helai rambut dan sesenti kulit yang engkau tutup, akan menjadi saksi di hadapan
Allah nanti..
Setiap
amal ibadahmu, yang terlihat maupun lintasan di dalam hati, akan menjadi bekal
yang membuatmu menjadi lebih rupawan dari biadadari surga manapun...
Insyaallah,
bersama-sama kita saling menguatkan..
Menjemput
kecantikan abadi di surga yang Allah janjikan..
Menjadi
orang-orang yang Allah ridha kepada mereka, dan merekapun ridha kepada Allah
SWT.
Allahua'lam
bishawab.
Semoga Allah merahmati dan memberkahi kita semua. Allahumma aamiin.
dengan
❤,
Saudarimu,
@KarinaHakma
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Part yang bikin panas dingin,
Maka,
untuk para muslimah yang menjaga kesuciannya, sementara gadis-gadis lain menunjukkan ke'bahagia'annya bersama kekasih tak halalnya...
untuk para muslimah yang menutup rapat auratnya dengan sempurna, sementara banyak perempuan lain menggodanya dengan dandanan tak syar'i nan jelita..
untuk para muslimah yang sedang lelah memasak untuk keluarga, menjaga kenyamanan rumah, dan mendidik anak-anak yang melatih sabar dan lapang dada...
Doa dan cintaku padamu..
Aku mencintaimu karena Allah..
Percayalah, perjuanganmu tak ada yang tersiakan..
Bagus banget ya...
Sebegitunya Allah memuliakan wanita.
Speechless...
Terimakasih Allah.
Purbalingga, 15 LOVEmber 2017
_nyoet's
Komentar
Posting Komentar