Langsung ke konten utama

❤ Antara Kita dan Bidadari Surga ❤

Sekitar 8 tahun yang lalu, di sebuah taman di Auckland, Saya bertanya kpd K' Samirah , "Kalau laki-laki mendapatkan bidadari di surga, lalu perempuan mendapatkan apa?"

Pertanyaan yang mungkin bagi sebagian orang menggelikan, ternyata tidak bagi saya.
Saya yang pada saat itu masih berjuang untuk istiqamah memakai kerudung, yang masih mencari-cari makna Allah yang Maha Adil, dan seterusnya.

Apa sih yang para muslimah dapatkan di surga nanti?


Sejak ia lahir, hingga ia wafat, seorang muslimah akan selalu memiliki seseorang yang menjadi qawwamnya.
Sebelum menikah, muslimah ada di bawah tanggung jawab ayahnya. Setelah menikah, muslimah ada di bawah tanggung jawab suaminya.
Termasuk di dalamnya, seorang muslimah harus meminta izin sebelum meninggalkan rumah untuk keperluan apapun kepada Qawwamnya.
Inilah penjagaan yang menurut sebagian orang, yang tidak mengimani, adalah pengekangan bagi muslimah. Dan mereka mempertanyakan, apa yang seorang muslimah dapatkan dari mentaati pengekangan itu?
Seketika seorang muslimah baligh, maka seketika itupula jatuhlah atasnya kewajiban menutup aurat secara sempurna.
Aurat yang jumlahnya lebih banyak ketimbang laki-laki.
Maka jadilah kita, para muslimah, menggunakan kain berangkap-rangkap, tak peduli teriknya matahari yang mengucurkan keringat.
Jadilah kita, harus menahan diri bersabar,  ketika melihat betapa cantiknya pakaian-pakaian yang penuh fashion itu, membayangkan betapa cantiknya kita kalaulah kita memakainya, memandangi artis-artis yang diidolakan karena kecantikannya dengan aurat yang terbuka,
sayang... ia tak syar'i.. dan kita pun dengan penuh iman memilih pakaian yang menjaga kehormatan kita, menutupi kecantikan kita kecuali di hadapan yang haknya.
Lalu, apa yang muslimah dapatkan dari semua itu?

Lagi, sementara para laki-laki diwajibkan meniti karir dalam rangka mencari nafkah, para muslimah memiliki kewajiban utama untuk menjaga harta dan kehormatan diri, untuk menjaga kehamilan, melahirkan, dan menyusui.
Kemudian jika Allah berkehendak, maka seorang muslimah akan hamil kembali, melahirkan kembali, dan menyusui kembali. Status Bekerja bagi muslimah adalah kebolehan selama qawwamnya mengizinkan.
Itupun disertai dengan berbagai persyaratan syar'i yang harus ia jaga.
Lalu, sementara laki-laki muslim mendapatkan bidadari, apa yang muslimah dapatkan di surga nanti?

Apa yang seorang muslimah dapatkan dari ketaatannya kepada Allah, dari jilbab lebar dan kaos kaki yang menutupi auratnya, dari jiwa raga yang ia infaqkan untuk suami dan anak-anaknya?  ** Dulu, pertanyaan-pertanyaan ini sering menggusarkan hati. Tapi sekarang, justru pertanyaan2 inilah yang membuat hati  saya meleleh berbunga-bunga.

Bidadari memang cantik, perawan, diciptakan secara langsung, berkulit indah, wangi, belum disentuh oleh jin dan manusia. Tapi.. Bidadari surga tidak tahu rasanya berjihad menutup aurat, menjaga kesucian.
Mereka tidak pernah hamil, melahirkan, menyusui, dan membesarkan anak-anak.
Bidadari tidak pernah melakukan apa yang kita usahakan di dunia.
Dan itulah yang menjadikan kita istimewa.. .
Ummu Salamah bertanya "“Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari bermata jeli? "
dan tahukah jawab Rasulullah?
"Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.".

Ummu Salamah bertanya kembali “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?"
Beliau SAW menjawab, “Karena shalat, puasa, dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka,  tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’
aaah saya mah meleleh membaca hadist ini. Dari deskripsiny saja sudah membuat wanita dunia jauh lebih unggul dari bidadari surga..
Apalagi aslinya nanti, karena apa-apa yang kita dapatkan di surga, tak pernah terbayangkan di dunia, tak pernah terlihat dan terdengar di dunia.

Dan ada lagi, di dalam salah satu ayat favorit saya QS. Al - Fushilat: 31. Allah telah menjelaskan bahwa di dalam Surga, kita memperoleh apapun yang kita inginkan, yang kita hasratkan, dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kita mintakan.
Maknanya apa?
Maknanya kita akan mendapatkan apapun yang membuat kita merasa ridha, tanpa batas. Dan justru hal inilah yang membuat Saya semakin meleleh berbunga-bunga.
Allah sungguh mengerti Saya, mengerti para perempuan, mengerti seluruh yang Ia ciptakan.

Para perempuan yang berbeda dengan laki-laki. Laki-laki memiliki kejelasan hasrat, yakni perempuan (QS. ALi Imran:14).  
Namun perempuan memiliki hasrat yang banyak, tergantung situasi dan kondisi, tergantung personaliti.
Dan lebih menariknya lagi, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan Ust. Nouman ali Khan, terkadang perempuan tidak tahu apa yang ia paling inginkan.
Sementara para laki-laki yang sudah akil, memiliki hasrat tertinggi yang sama yakni pada perempuan, sesuai dengan yang Allah firmankan (QS. Ali Imran: 14).
Ooh.. pantas, kita diperintahkan berhijab, pantas lelaki lah yang lebih dulu diperintahkan menundukkan pandangan, pantas Allah menyebutkan perkara bidadari di surga.

Sementara Bagi muslimah, Allah bukakan pintu lebar-lebar terhadap apapun pilihan yang mereka inginkan. Sebutkan saja apa yang engkau mau duhai muslimah, engkau akan Allah jadikan ridha di surga nanti.
Bagi Saya, inilah pelipur lara di kala lelah, di kala sedih, di kala turun keimanan.

Maka,
untuk para muslimah yang menjaga kesuciannya, sementara gadis-gadis lain menunjukkan ke'bahagia'annya bersama kekasih tak halalnya...
untuk para muslimah yang menutup rapat auratnya dengan sempurna, sementara banyak perempuan lain menggodanya dengan dandanan tak syar'i nan jelita..
untuk para muslimah yang sedang lelah memasak untuk keluarga, menjaga kenyamanan rumah, dan mendidik anak-anak yang melatih sabar dan lapang dada...
Doa dan cintaku padamu..
Aku mencintaimu karena Allah..

Percayalah, perjuanganmu tak ada yang tersiakan..

Setiap helai rambut dan sesenti kulit yang engkau tutup, akan menjadi saksi di hadapan Allah nanti..
Setiap amal ibadahmu, yang terlihat maupun lintasan di dalam hati, akan menjadi bekal yang membuatmu menjadi lebih rupawan dari biadadari surga manapun...
Insyaallah, bersama-sama kita saling menguatkan..
Menjemput kecantikan abadi di surga yang Allah janjikan..
Menjadi orang-orang yang Allah ridha kepada mereka, dan merekapun ridha kepada Allah SWT.

Allahua'lam bishawab. 
Semoga Allah merahmati dan memberkahi kita semua. Allahumma aamiin.


dengan ,
Saudarimu,

@KarinaHakma

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Part yang bikin panas dingin, 

Maka,
untuk para muslimah yang menjaga kesuciannya, sementara gadis-gadis lain menunjukkan ke'bahagia'annya bersama kekasih tak halalnya...
untuk para muslimah yang menutup rapat auratnya dengan sempurna, sementara banyak perempuan lain menggodanya dengan dandanan tak syar'i nan jelita..
untuk para muslimah yang sedang lelah memasak untuk keluarga, menjaga kenyamanan rumah, dan mendidik anak-anak yang melatih sabar dan lapang dada...
Doa dan cintaku padamu..
Aku mencintaimu karena Allah..

Percayalah, perjuanganmu tak ada yang tersiakan..


Bagus banget ya...
Sebegitunya Allah memuliakan wanita.
Speechless...
Terimakasih Allah.

Purbalingga, 15 LOVEmber 2017
_nyoet's

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATLAH HARI INI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته  Kawan dengarlah Yang akan aku katakan Tentang dirimu Setelah selama ini Ternyata kepalamu Akan selalu botak Eh, Kamu kaya gorila Cobalah kamu ngaca Itu bibir balapan Dari pada gigi lu Kayak kelinci Yang ini udah gendut Suka marah-marah Kau cacing kepanasan Tapi ku tak perduli Kau selalu di hati

lagi...

kembali diingatkan,  kalau hanya Allah Yang Paling Tahu apa yang umat-Nya butuhkan... Allah (lagi-lagi) mengabulkan doa-doaku... Maasya Allah semua berjalan sesuai keinginanku... Akhirnya, merasakan bahagia yang selama ini hanya ada dalam impian... Sampai terjadilah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan,  "astaghfirullah hal ini terjadi juga padaku?" ,  reaksi spontanku saat kejadian... . . *menekan tombol “pause” dalam diri ini untuk waktu yang cukup lama (sekarang jg masih “pause” si, hahaha)* . . . dulu, pernah belajar ikhlas, melepas yang bukan haknya... alhamdulillah bisa melewatinya.. kemarin, kembali diingatkan oleh Allah SWT, diingatkan tentang bab “ikhlas” mari belajar lagi, pelan-pelan tidak apa-apa dulu saja bisa, kenapa tidak untuk kali ini?!! maaf Allah... saya selalu “sok tau” tentang kebutuhan saya... padahal, hanya Allah Yang Paling Tahu, apa yang hamba-Nya butuhkan... Kota Perwira FREEboary 2...

Loading...

Sami'na Wa Atho'na (we hear and we obey - Al Baqarah 285) Bukan sedang menggurui, bukan sok alim atau sebagainya... Lebih tepatnya berbagi cerita, berbagi pengalaman, barangkali ada kesamaan atau mungkin bisa menjadi inspirasi (alhamdullillah banget kalo ini mah :’) ) Aku masih jauhhhhhhhhhhhhhhh banget dari kata “wanita sholehah”. Awal berjilbab juga karena nazar. Alhamdulillah perlahan-lahan niat sudah dirubah. Aku pikir setelah berjilbab ya udah stop selesai metamorfosisku. Dulu kalo liat akhwat pake jilbab besar, di pikiranku "dia jilbabnya besar, saya harus menghormati" ga kepikiran sama sekali untuk mencoba berpenampilan seperti itu. dari akhir 2012 alhamdulillah sudah mempensiunkan celana jeans, ini juga karena seseorang ga suka liat aku pake celana ketat *thank you so much, you* tapi kerudung masih disampirin ke pundak :( Setelah lulus kuliah, entah kapan tepatnya, mulai ada rasa risih saat berkerudung tidak menutup dada. Alh...